Bagi Saudaraku yang telah mengunjungi Situs ini, silahkan menuliskan pesan, kesan, kritik, saran maupun komentarnya demi sempurnanya situs ini.
Salam Perjuangan!
Allahu Akbar!!!
Bukutamu Jumat, Sep 7 2007
10:08 am
10:08 am
Bagi Saudaraku yang telah mengunjungi Situs ini, silahkan menuliskan pesan, kesan, kritik, saran maupun komentarnya demi sempurnanya situs ini.
Salam Perjuangan!
Allahu Akbar!!!
7 September 2007 pukul 6:12 pm |
tolong,, unsur politiknya dihilangkan,, makasih,,
8 September 2007 pukul 11:22 am |
@al banna
Bisa diperjelas mana unsur politiknya?
24 September 2007 pukul 9:52 pm |
subhanallah walhamdulillah…
29 September 2007 pukul 1:27 am |
dimanakah rubrik untuk menuliskan pertanyaan?
29 September 2007 pukul 1:37 am |
assalammualaikum Wr Wb bagaimanakah hukumnya membaca surat yasiin dan tahlil secara berjamaah untuk orang yang meninggal?
29 September 2007 pukul 8:25 am |
ini pengelola manhaj gado-gado – pramuka “disana senang-disini senang” ada tulisan sururi – hizbiy…selamat 1 lagi dakwah gado-gado terbit
1 Oktober 2007 pukul 12:44 pm |
@Ahmad Muchlis Adin
Syukron atas masukkannya, Insya Allah akan kami sediakan menu untuk menuliskan pertanyaan dan nantinya akan segera kami respon pertanyaan tersebut.
Mengenai hukum tahlilan dan yasinan untuk orang meninggal dapat dibaca Yasinan: Adakah Dalam Islam ?
@audiosalaf
Ini bukan pengelola gado-gado, namun materi yang ada adalah yang bersumber pada Al-Quran dan Sunnah, bukan jamannya lagi mengkotak-kotakkan ajaran islam. Selama masih mengatakan Laa Illaha Ilallah muhammadar Rasulullah dan tetap berpegang pada Al-Quran dan Sunnah, tetap kita pakai.
Syukron.
2 Oktober 2007 pukul 4:18 pm |
Semoga bisa membantu, silakan baca http://www.binamuslim.com/2007/09/12/17-motivasi-berinteraksi-dengan-al-quran.html
Untuk mengutip teks Al-Qur’an, kita dapat juga memanfaatkan fasilitas http://www.binamuslim.com/download-gratis/ bagian [6] Kutipan file gif Al-Qur’an ayat demi ayat.
8 Oktober 2007 pukul 3:45 pm |
assalamualaikum.
saya ingin bertanya masalah tata cara wudhu masalah usap telinga
1.cara usap telinga itu dari bawah ke atas atau
sebaliknya,atau terserah?
2.mana saja yang dimaksud bagian luar
telinga?dan
3.mana saja yang dimaksud bagian dalam telinga?
1 November 2007 pukul 6:10 pm |
assalamualaikum w3
saya sangat senang dengan adanya pembahasan-pembahasan tentang masalah dakwah pada situs ini, kalau dapat pembahasannya lebih mengarah pada solusi yang lebih jelas lagi
13 November 2007 pukul 10:37 am |
@rahmat
Wa’alaikumsalam warohmatulloh. Afwan sampai sekarang kami belum mendapat jawaban yang pas, semoga kami bisa lebih cepat mendapat jawabannya, sehingga bisa menampilkan di website ini.
@Budi Agus Kombino
Wa’alaikumsalam Warohmatulloh, Syukron atas masukkannya. Semoga Dakwah Cyber ini bisa lebih baik dan lebih bermanfaat.
23 November 2007 pukul 4:35 pm |
Assalamualaikum wr wb.
Saya senang sekali akhirnya menemukan sebuah blog yang penuh dengan motivasi untuk ikut juga berpartisipasi dalam menyampaikan kebaikan -pun itu di dunia cyber yang notabene masih tidak bisa disebut sebagai kehidupan real (menurut saya sih).
Mohon kiranya akhi/ukhti pengelola blog ini mampir pula ke blog saya dan memberikan masukan atau kritikan. karena saya merasa isi dan muatan blog saya masih sangat ‘umum’. karena saya berniat bahwa blog saya ingin dikonsumsi dan menyentuh khalayak umum juga.
Mudah2an apa yang kita lakukan tidaklah sia2. Dan saya juga mohon doa serta semagnatnya agar saya tetap bisa konsisten dan istiqomah di jalan ini, meskipun msih sering terbawa angin ke kiri dan ke kanan.
syukron.
wassalam
26 November 2007 pukul 3:27 pm |
@eMina
Wa’alaikumsalam Warohmatulloh.
Syukron atas kesan dan pujiannya, moga setiap hari semakin banyak orang yang menyeru kepada kebaikan dimanapun dia berada termasuk juga di dunia cyber.
Alhamdulillah saya dah berkunjung ke blog anti, penilaian saya bagus dan bisa diteruskan apalagi disana banyak termuat pengalaman pribadi yang mungkin bisa menjadi batu loncatan orang untuk berubah kearah kebaikan. Apapun segmen yang kita tuju Insya Alloh kl tetap berniat baik akan selalu bermanfaat.
Amien. Kita sama-sama berdo’a untuk kebaikan sesama kaum muslimin.
10 Oktober 2008 pukul 12:03 am |
assalamualaikum..wr wb
saya mau bertanya adakah ketentuan dalam peletakkan area untuk berwudhu (hanya area untuk wudhu..tanpa buang air)? karena saya ingin mendesain sebuah masjid dengan area wudhu di dalam masjid tersebut adakah hukumny..? terimakasih
wass.wr.wb
10 Oktober 2008 pukul 8:25 am |
@ ali
Wa’alaikumsalam warohmatulloh
untuk peletakan area wudhu tidak ada ketentuan khusus, namun harup tetap dijaga etika peletakannya (dalam arti butuh hijab/penutup).
yang harus diperhatikan adalah adnya pemisahan tempat wudhu pria dan wanita agar tidak terjadi ikhtilat (campur antara pria dan wanita). Khusus utnuk wanita tempat wudhu harus tertutup (karena wanita harus menjaga auratnya agar tidak dilihat oleh yang bukan mahram).
Syukron.
3 November 2008 pukul 11:37 am |
Assalamualaikum. Salam perjuangan! Allahu Akbar!
Subhanallah, terimakasih telah memberikan sejuta informasi, ilmu dan tausiyah di blog ini. semoga blog ini bermanfaat untuk qita semua. saya sangat menantikan bahasan-bahasan fiqih seputar kewanitaan. terimakasih
27 Juni 2009 pukul 2:56 pm |
Wa’alaikumsalam Wr Wb
Salam Perjuangan! Allahu Akbar!
Amien. Doakan saja semoga bisa terus Istiqomah posting di Blig ini.
16 Desember 2008 pukul 9:07 am |
@tigin
Wa’alaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh,
Salam! Allahu Akbar! Syukron Jazakallah atas masukkan dan semangatnya. Semoga kedepan DakwahCyber ni semakin banyak ilmu yang bisa diberikan (termasuk fiqih kewanitaan).